Tarnama Sinambela

RIWAYAT SINGKAT

Dilahirkan di desa Pangasean, Porsea Sumatera Utara pada 15 Juli 1943.Tarnama Sinambela berasal dari keluarga yang berada dan terpandang di desanya, namun hal itu tidak membuatnya manja, ia selalu hidup apa adanya dan tidak banyak menuntut., anak bungsu dari tujuh bersaudara ini dari kecil sudah dibiasakan untuk bekerja keras dan pantang menyerah. ia sangat sedih dengan keadaan sulitnya pendidikan pada masanya, dimana ia harus berjalan sejauh 10 km ke sekolahnya di desa Narumonda tanpa menggunakan sendal atau sepatu.

  Baca lebih lanjut

Church News–Part of royal family 28 Jan 2007

Part of royal family
Mission president, wife adopted in formal ceremony
January 27, 2007
By Julie Dockstader Heaps
Church News staff writer

JAKARTA, Indonesia — Humanitarian relief efforts to alleviate suffering after a tsunami and an earthquake devastated this area of the world have increased the visibility of the Church in Indonesia and brought priesthood leaders to the forefront of many community events.
 imageThis was never more apparent than on Saturday, Jan. 20, in Jakarta when President Dean C. Jensen of the Indonesia Jakarta Mission and his wife, Jean, were adopted into the nation’s royal family. In a formal, four-hour ceremony that included a military guard, traditional Indonesian dancing and music, President Jensen was given the name Dean C. Jensen Sinambela as he was adopted into the family of Dr. Kanjeng Pangeran Tarnama Sinambela, a descendant of the famous Batak King Sisingamangaraja XII, who lived in the late 1800s.

Baca lebih lanjut

Anak Bangsa yang Pantang Menyerah

Dia potret anak bangsa yang terkenal gigih, ulet dan pantang menyerah hingga meraih sukses. Pengusaha, pendiri dan pemilik PT Sumber Batu Group ini, selain sukses sebagai pengusaha, juga sangat peduli pada pengembangan budaya, pendidikan dan kerohanian. Tak heran bila putera berdarah Batak ini memperoleh Gelar Kehormatan Kanjeng Raden Hario Tumenggung (KRHT) dari Keraton Solo, Surakarta, serta sejumlah penghargaan lainnya.

Dia adalah pendiri sekaligus pimpinan tertinggi PT Sumber Batu Group, sebuah kelompok usaha jasa konstruksi yang sejak awal pendirian tahun 1970 dikenal berkiprah banyak di lingkungan proyek-proyek pembangunan fisik, terutama jalan dan jembatan. Dia juga mendirikan dan memimpin lembaga pendidikan, mulai tingkat dasar sampai tingkat tinggi, di bawah bendera Yayasan Budi Murni.

Baca lebih lanjut